Friday, August 17, 2012

Anggaran Pendidikan Tetap 20 %

Artikel Terkait

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjaga alokasi anggaran pendidikan tetap 20% dari APBN. Untuk RAPBN Tahun 2013 anggaran pendidikan dialokasikan sebesar Rp 331,8 triliun atau naik 6,7% dari tahun lalu.

"Alhamdulillah, dalam RAPBN Tahun 2013 mendatang kita tetap dapat memenuhi lagi amanat konstitusi untuk mengalokasikan anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN," kata SBY saat pidato nota keuangan 2013, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (16/8/2012)

SBY menuturkan pada 2011 lalu, anggaran pendidikan telah mencapai Rp 266,9 triliun, sedangkan tahun ini, meningkat menjadi Rp 310,8 triliun. "Tahun 2013 mendatang kita rencanakan sebesar Rp 331,8 triliun atau naik 6,7%," katanya.


Menurutnya anggaran pendidikan yang makin besar itu harus digunakan dengan sebaik-baiknya. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas jangkauan pemerataan pendidikan. Selain itu untuk meningkatkan partisipasi pendidikan di semua jenjang pendidikan,

Dikatakan SBY alokasi anggaran pendidikan tetap kita prioritaskan untuk melanjutkan pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bagi 45,0 juta siswa setingkat SD/MI/Salafiyah Ula dan SMP/MTs/Salafiyah Wustha.

"Selain itu, kita juga akan memulai pelaksanaan Pendidikan Menengah Universal (PMU), antara lain melalui penyediaan BOS pendidikan menengah bagi 9,6 juta siswa SMA/SMK/MA. Untuk mendukung pelaksanaan PMU, Pemerintah, sedang mempersiapkan penyediaan guru serta pembangunan sarana dan prasarana pendidikan yang diperlukan. Pelaksanaan PMU diharapkan dapat meningkatkan APK jenjang menengah, memperkecil disparitas antar daerah, dan memperkuat pelayanan pendidikan vokasi," katanya.

SBY menuturkan pemerintah merencanakan membangun 216 Unit Sekolah Baru (USB), dan lebih dari 4.550 Ruang Kelas Baru (RKB) SMA/SMK/SMLB. Selain itu juga rehabilitasi ruang-ruang kelas SMA/SMK/MA yang rusak, serta memulai rehabilitasi sekitar 23.000 ruang kelas SMA/SMK yang rusak berat, dan sebanyak 30.350 ruang kelas SD/SMP yang rusak sedang.

"Dengan anggaran pendidikan itu, kita akan melanjutkan penyediaan Bantuan Siswa Miskin (BSM) bagi sekitar 14,3 juta siswa/mahasiswa, dan memberikan beasiswa prestasi bagi sekitar 220 ribu siswa/mahasiswa," katanya.

No comments:

Post a Comment